Kebakaran Lahan Gambut Melibas 23 Hektare Lahan, Sumber Air Jadi Kendala Pemadaman
FOTO VIA ANTARA

Bagikan:

ACEH - Pemadaman kebakaran lahan gambut di Nagan Raya, tepatnya di Desa Pulo Kruet, Kecamatan Makmur, terkendala sumber air yang terbatas. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagan Raya, Aceh, Said Nazaruddin. 

“Sumber air menjadi kendala utama sulitnya memadamkan kebakaran lahan di Nagan Raya,” terang Said, dikutip VOI dari Antara, Rabu, 1 Juni.

Kebakaran Lahan Gambut Telan 23 Hektare

Dia mengungkapkan bahwa luas lahan gambut yang telah terbakar di Nagan Raya mencapai seluas 23 hektare. Pekan lalu, luas lahan yang terbakar adalah tujuh hektare.

Said mengatakan, lahan terbakar yang sudah berhasil dipadamkan sekitar 20 hektare, sisanya masih terus dilakukan upaya penyiraman oleh petugas ketika tulisan ini pertama kali dibuat beberapa waktu lalu.

Upaya Pemadaman dari Berbagai PIhak

Dia menjelaskan proses pemadaman api di lokasi kebakaran lahan gambut tersebut melibatkan personel BPBD Nagan Raya, TNI, Polri, Polhut, karyawan perusahaan perkebunan, dan masyarakat.

Karena sulit memperoleh sumber air, kata dia, maka pihaknya terpaksa mengarahkan mesin pompa air bersama TNI/Polri dibantu masyarakat untuk memadamkan api di lokasi kebakaran dengan harapan lahan gambut yang terbakar bisa secepatnya dipadamkan.

Artikel ini telah tayang dengan judul Pemadaman Karhutla di Nagan Raya Aceh Terkendala Sumber Air.

Selain kebakaran lahan gambut di Nagan Raya, ikuti berita Aceh terkini. Klik link tersebut untuk berita paling update wilayah Aceh.