PPATK Diminta Periksa Aliran Dana Ferdy Sambo
Irjen Ferdy Sambo/DOK ANTARA

Bagikan:

ACEH - Beberapa waktu lalu Indonesia Police Watch (IPW) meminta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) melakukan pengusutan terhadap aliran dana Ferdy Sambo ke pihak tertentu yang diduga dilakukan untuk "mengamankan" kasus pembunuhan Brigadir J.

Hal ini disampaikan sebagai tanggapan atas adanya dugaan upaya suap dari Ferdy Sambo kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dengan memberikan dua amplop cokelat.

"Didorong PPATK untuk menelusuri pemberian uang oleh Ferdy Sambo ke pihak-pihak lainnya," terang Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso, Selasa, 16 Agustus, seperti dikutip VOI.

Ferdy Sambo Berikan Dua Amplop Cokelat

Dia mengatakan, Ferdy Sambo memberikan dua amplop kepada LPSK yang diduga berisi uang untuk memuluskan skenario yang dibuatnya terkait kematian Brigadir J agar seolah akibat adu tembak dengan Bharada E.

Padahal, berdasarkan hasil penyidikan tim khusus (timsus) bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, fakta yang terjadi justru Brigadir J tewas akibat aksi pembunuhan berencana.

"Pemberian uang pada LPSK adalah bukti adanya upaya prakondisi untuk memuluskan cerita rekayasa pembunuhan terhadap Brigadir Yosua," ungkapnya.

Di sisi lain, Sugeng juga membantah mengenai kabar soal IPW yang disebut sempat menyatakan ada aliran dana dari Ferdy Sambo yang diterima oleh anggota DPR.

"Secara faktual IPW sama sekali tidak pernah bicara soal dugaan DPR terima kucuran dari Ferdy Sambo," kata Sugeng.

Artikel ini telah tayang dengan judul IPW Dorong PPATK Usut Aliran Dana Irjen Ferdy Sambo.
 
Selain aliran dana Ferdy Sambo, ikuti berita Aceh terkini. Klik link tersebut untuk berita paling update wilayah Aceh.