Presiden Timor Leste: Akan Menjalin Hubungan Erat dengan Indonesia, Terutama NTT
Presiden Timor Leste, Jose Ramos Horta, menyampaikan sambutan usai upacara pelantikannya di Tasi-Tolu, Dili, Timor Leste, Kamis (19/5/2022) malam. (ANTARA/Galih Pradipta)

Bagikan:

ACEH - Presiden Timor Leste, José Ramos-Horta, ingin memperkuat hubungan sub-regional antara negaranya dengan Indonesia, terutama dengan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang wilayahnya berbatasan langsung dengan Timor Leste. Ramos-Horta menyampaikan hal tersebut saat menyampaikan pidato kenegaraannya dalam HUT ke-20 Restorasi Kemerdekaan Timor Leste di Istana Kepresidenan Timor Leste, Dili.

"Akan menjalin hubungan erat dengan Indonesia, khususnya provinsi terdekat, yaitu Nusa Tenggara Timur," terang José Ramos-Horta dikutip VOI dari Antara, Jumat, 20 Mei.

Timor Leste Akan Jalin Hubungan Sub-regional dengan Negara di Sekitarnya

Selain dengan NTT, Indonesia, Timor Leste juga akan menjalin hubungan sub-regional dengan Wilayah Bagian Utara dan Barat Australia (Nothern Territory of Australia and Western Australia).

Kerja sama tersebut memiliki tujuan untuk mengembangkan perdagangan dan mobilitas masyarakat serta barang melalui jalur udara dan laut.

Pihaknya, terang Ramos-Horta, akan selalu gencar mengupayakan kedekatan hubungan bilateral dengan Indonesia, Australia, Selandia Baru, serta negara-negara Asia Tenggara yang secara geografis dekat dengan Timor Leste.

Relasi bilateral dengan negara-negara tersebut telah menjadi salah satu prioritas dari agenda nasional Timor Leste, tambahnya. Dia juga ingin membangun integrasi perekonomian dan komersial yang lebih efektif, serta kerja sama komprehensif dalam bidang pertahanan dan keamanan, khususnya keamanan maritim.

HUT ke-20 Restorasi Kemerdekaan Timor Leste

Pernyataan tersebut dikatakan Ramos-Horta saat menyampaikan pidato kenegaraan pertamanya usai dilantik sebagai Presiden Timor Leste pada Jumat dini hari. Pidato tersebut ia sampaikan pada perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-20 Restorasi Kemerdekaan Timor Leste yang jatuh pada 20 Mei.

HUT ke-20 Restorasi Kemerdekaan Timor Leste diperingati dengan upacara bendera. Jumat, upacara bendera berlangsung sejak pukul 09.00 sampai 10.30 waktu setempat.

José Ramos-Horta memiliki berbagai agenda untuk memperkuat kerja sama luar negeri Timor Leste dengan negara-negara lain, khususnya dalam rangka membangkitkan perekonomian negara serta membentuk ketahanan nasional.

Artikel ini telah tayang dengan judul Presiden Timor Leste Ingin Perkuat Hubungan dengan Indonesia.

Selain hubungan Indonesia dengan Timor Leste, ikuti berita Aceh terkini. Klik link tersebut untuk berita paling update wilayah Aceh.