Padu Padan Waist Bag, Pilihan Fashion yang Tak Lekang oleh Waktu
Ilustrasi waist bag (unsplash)

Bagikan:

ACEH - Waist bag atau fanny packs yang pernah hit pada tahun 1990-an kembali menjadi tren fashion. Selain tampilannya, kepraktisan dan waist bag menjadi salah satu sebab tas jenis ini masih diminati.

Beberapa selebritas dunia bahkan tampak memakai tas pinggang ini ke acara public, misalnya Spike Lee saat muncul di Red Carpet Festival Film Cannes ke-74 beberapa waktu lalu.

Lee, presiden juri kulit hitam pertama Cannes menggunakan tas crossbody berwana hitam saat di Red Carpet. Dia memadukannya dengan tuksedo hitam dan topi beret warna warni.

Waist Bag di Tubuh Selebritas Dunia

Selebritas lain, aktor Chris Pine dalam perannya sebagai Steve Trevor di film Wonder Woman: 1984 tampak keren saat memakai fanny packs di pingganya yang dipadupadankan dengan jaket bomber hitam dengan kaos putih di dalamnya.

Super model Kendal Jenner juga pernah terlihat memakai waist bag Prada pada 2017 dengan memadukannya dengan setelan serba hitam. Kendall memakai waist bag dengan cara diselempangkan di tubuh yang membuatnya terlihat makin jenjang.

Prada sendiri mengenalkan fanny packs pertama kali dalam koleksi tasnya pada 1999 yang kini jadi fitur signatur-nya. Waist bag bisa menjadi inspirasi sebagai kado untuk orang-orang tersayang.

Menurut Hadlan Feryanto, pemilik jenama fashion lokal CV Culture Basic Indonesia, harga biasanya menjadi pertimbangan seseorang membeli waist bag.

"Biasanya waist bag dengan kualitas premium harganya bisa sampai Rp250 ribu ke atas, kami rasa harga tersebut cukup tinggi. Sehingga customer akan mempertimbangkan kembali sebelum membeli," kata Hadlan dalam siaran pers pada Jumat.

Culturebasic menyediakan paket hemat berkualitas yang bisa menjadi rekomendasi kado menarik untuk para pria, yaitu Yoota Bundling Waistbag dengan harga di bawah Rp200 ribu berupa waist bag premium dan dompet pria sebagai bonus.

Selain waist bag dalam tren fashion, ikuti berita dalam dan luar negeri lainnya hanya di VOI.id, Waktunya Merevolusi Pemberitaan!