Napoleon Bonaparte Ajak Panglima LPI Aniaya Muhammad Kece
Irjen Napoleon Bonaparte dan pengacaranya (Rizky Adytia Pramana/VOI)

Bagikan:

ACEH - Polri menyebut seorang tahanan yang berkaitan dengan organisasi terlarang Front Pembela Islam (FPI) sempat diajak Irjen Napoleon Bonaparte untuk menganiaya Muhammad Kece. Nama tahanan itu Maman Suryadi, Panglima dari Laskar Pembela Islam (LPI).

"Inisilal M (Maman Suryadi)," ucap Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian kepada wartawan, Selasa, 21 September.

Maman Suryadi merupakan terpidana dalam kasus kerumunan di Petamburan. Dalam proses persidangan, dia divonis 8 bulan penjara bersama beberapa petinggi FPI lainnya, termasuk Rizieq Shihab.

Napoleon Bonaparte Ajak Beberapa Napi

Sebelumnya, Irjen Napoleon Bonaparte atau dikenal Napo Batara mengajak tiga tahanan lainnya untuk menganiaya Muhammad Kosman alias Muhammad Kece di rutan Bareskrim. Satu dari tiga tahanan itu merupakan tersangka yang berkaitan dengan Front Pembela Islam (FPI).

"Salah satunya adalah napi dalam kasus yang melibatkan ex organisasi FPI ya," kata Andi.

Sementara untuk dua tahanan lainnya merupakan tersangka kasus pertanahan. Tapi, ketiga tahanan itu tidak terlibat dalam penganiayaan. Sebab, keberadaan mereka hanya untuk memengaruhi psikologi dari Muhammad Kece.

Muhammad Kece melaporkan jika telah menjadi korban penganiayaan. Laporan itu teregistrasi dengan nomor LP:0510/VIII/2021/Bareskrim, tertanggal 26 Agustus 2021. Irjen Napoleon Bonaparte bukan cuma memukuli. Tapi dia juga melumuri kotoran manusia ke wajah M. Kece.

Artikel ini telah tayang dengan judul Irjen Napoleon Tak Sendirian, Ajak Panglima LPI Aniaya Muhammad Kece. Selain Napoleon Bonaparte, ikuti berita dalam dan luar negeri lainnya hanya di VOI.id, Waktunya Merevolusi Pemberitaan!