BKSDA Aceh Melepasliarkan Harimau Sumatra Bernama Lhokbe di Taman Nasional Gunung Leuser
Foto via PPID KLHK

Bagikan:

ACEH - Beberapa waktu lalu BKSDA Aceh melepasliarkan seekor harimau sumatra jantan ke kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, tepatnya Kamis, 18 Agustus. Harimau tersebut berumur sekitar 4 hingga 5 tahun. 

Tim terdiri atas Balai KSDA Aceh (Seksi Konservasi Wilayah 2 Subulussalam, Resor KSDA Tapak Tuan, Resor KSDA Trumon, Resor KSDA Aceh Tenggara dan Tim Medis BKSDA Aceh); Balai Besar TNGL (Bidang Pengelolaan Wilayah Taman Nasional Wilayah 1 Tapak dan Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah 2 Kutacane), Polres Aceh Selatan, WCS-IP, dan FKL.

Taman Nasional Gunung Leuser dipilih sebagai lokasi pelepasliaran usai dilakukan survei serta kajian kelayakan daya dukung habitat bersama mitra yang meliputi kajian populasi, ketersedian pakan, dan ancaman habitat.

"Individu harimau sumatera jantan ini diberi nama 'Lhokbe'. Nama tersebut diambil dari nama Desa Lhok Bengkuang yang sebelumnya merupakan lokasi harimau sumatera tersebut diselamatkan. Harimau sumatera 'Lhokbe' diselamatkan dari desa tersebut karena menimbulkan interaksi negatif, sehingga perlu diselamatkan demi keamanan dan keselamatan masyarakat maupun satwa harimau," terang Kepala BKSDA Aceh, Agus Arianto, Jumat 19 Agustus, dikutip VOI.

Pemeriksaan Kesehatan Harimau Sumatra

Berdasarkan observasi dan pemeriksaan medis terhadap harimau sumatra tersebut selama di Kantor Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah 1 Tapaktuan-Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser, satwa dilindungi itu memiliki kondisi yang sehat dan normal.

Hal tersebut terlihat dari nafsu makan dan minum yang baik, tidak ditemukan cacat fisik, dan respons terhadap lingkungan baik. Diagnosis lebih lanjut terhadap kesehatan harimau dilakukan juga dengan pengambilan sampel darah (serum) sebagai bahan untuk dilakukan pemeriksaan haematologi dan tes CDV (Canine Distamper Virus).

Hasil pemeriksaan darah rutin dan kimia darah menunjukan kondisi harimau sumatra tersebut dalam kondisi normal dan sehat, hal ini juga terlihat dari hasil uji CDV yang menunjukan hasil negatif.

Setelah melalui proses observasi dan pemeriksaan medis lengkap serta kajian kelayakan lokasi pelepasliaran, Lhokbe akhirnya dilepasliarkan kembali ke habitatnya, yaitu Taman Nasional Gunung Leuser.

Selama perjalanan menuju ke lokasi pelepasliaran Lhokbe terlihat tenang dan terkendali dalam pendampingan dan pengawasan tim dokter hewan. Pada saat kandang dibuka Lhokbe dengan sigap dan bersemangat berlari menyusuri kawasan Taman Nasional Gunung Leuser.

“Semoga Lhokbe dapat beradaptasi dengan cepat dan berkembang biak sehingga dapat menambah populasi di alam. Pasca pelepasliaran Lhokbe akan dilakukan pemantauan melalui camera trap untuk memonitor pergerakannya,” ujar Agus.

Menjaga Kelestarian Habitat Harimau Sumatra

Harimau Sumatra (Panthera tigris sumatrae) merupakan salah satu jenis satwa yang dilindungi di Indonesia berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor: P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018. Berdasarkan The IUCN Red List of Threatened Species, satwa yang hanya ditemukan di Pulau Sumatera ini berstatus Critically Endangered.

BKSDA Aceh dan Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser memberi apresiasi atas dukungan semua pihak dalam rangka upaya penyelamatan harimau sumatra tersebut serta mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk turut serta menjaga kelestarian habitatnya.

Caranya dengan merusak hutan yang merupakan habitat berbagai jenis satwa, serta tidak menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa liar yang dilindungi dalam keadaan hidup ataupun mati serta tidak memasang jerat, racun, pagar listrik tegangan tinggi yang dapat menyebabkan kematian satwa liar dilindungi yang dapat dikenakan sanksi pidana sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Di samping itu, beberapa aktivitas tersebut dapat menyebabkan konflik satwa liar khususnya harimau sumatra dengan manusia, yang dapat berakibat kerugian secara ekonomi hingga korban jiwa baik bagi manusia ataupun kelangsungan hidup satwa liar tersebut.

 
Selain pelepasan harimau sumatra, ikuti berita Aceh terkini. Klik link tersebut untuk berita paling update wilayah Aceh.