Tjahjo Kumolo: Minggu Depan Rapat Koordinasi Terkait Status Pegawai KPK Tak Lolos TWK
Tjahjo Kumolo (Facebook)

Bagikan:

ACEH - Tjahjo Kumolo, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB), mengatakan bahwa pihaknya akan membahas nasib 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), termasuk Novel Baswedan, yang tak lolos asesmen tes wawasan kebangsaan (TWK). Pembahasan tersebut akan dilaksanakan pekan depan.

"Sudah ditentukan, minggu depan rapat koordinasinya," ungkap Tjahjo Kumolo di Jakarta, Jumat, 21 Mei.

Ketua Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria, juga mengatakan bahwa rapat koordinasi akan digelar pekan depan karena saat ini masing-masing pihak baru melaksanakan rapat internal.

"Minggu ini rapat koordinasi di internal masing-masing," kata Bima.

Pendapat Jokowi Terkait Status Pegawai KPK

Seperti telah diketahui, publik berpolemik terkait status 75 pegawai KPK yang tidak lolos TWK. Bahkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) turun memberikan pendapatnya. Eks Gubernur DKI Jakarta itu menyatakan KPK harus memiliki SDM terbaik dan berkomitmen tinggi dalam upaya pemberantasan korupsi. 

Oleh sebab itu, pengalihan status pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara (ASN) mesti menjadi bagian dari upaya untuk pemberantasan korupsi yang lebih sistematis. 

Menurut Jokowi, hasil Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) terhadap pegawai KPK hendaknya menjadi masukan untuk perbaikan lembaga antikorupsi baik secara individu, maupun secara kelembagaan. Dia menekankan hasil asesmen TWK tidak menjadi dasar untuk memberhentikan 75 pegawai yang dinyatakan tidak memenuhi syarat. 

Sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri menyebut pembahasan dalam rapat koordinasi akan dilakukan pada Selasa, 25 Mei. Dia mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan KemenPANRB. 

Selain itu, komisi antirasuah juga akan menggandeng Kemenkumham, Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), dan Lembaga Administrasi Negara (LAN). Tapi Firli belum tahu nasib para pegawai itu dalam rapat gabungan yang akan dilakukan pekan nanti. 

"Karena itu kami tidak berani memberikan respons sejak awal karena kami harus bekerja dengan bersama-sama kementerian lembaga selanjutnya adalah KPK tetap efektif, KPK tetap bekerja keras untuk melakukan pemberantasan korupsi," tegasnya.

Artikel ini telah tayang di VOI.id dengan judul Menteri PANRB Tjahjo Kumolo Bahas Nasib Novel Baswedan dkk Pekan Depan. Waktunya Merevolusi Pemberitaan!