Semua Daging dalam Tradisi "Meugang" di Aceh Barat Aman Dikonsumsi
Pedagang menimbang daging yang dijual dalam tradisi meugang di Kompleks Pasar Induk Bina Usaha Meulaboh, Aceh Barat (Antara)

Bagikan:

Berdasarkan penjelasan Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Aceh Barat, semua daging segar yang dijajakan oleh pedagang dalam tradisi meugang dipastikan aman untuk dikonsumsi. Tradisi meugang kali ini merupakan acara untuk menyambut bulan suci Ramadan 1442 Hijriyah.

“Ada sekitar 150 ekor ternak kerbau dan sapi yang disembelih pada tradisi meugang kali ini di Aceh Barat, seluruhnya sudah lolos uji kesehatan,” jelas Kepala Disbunnak Kabupaten Aceh Barat, Danil Adrial, di Meulaboh, Minggu, 11 April.

Semua daging dalam tradisi meugang insyaallah halal

Meugang ialah tradisi masak daging sapi yang dinikmati beramai-ramai bersama keluarga, kerabat, dan yatim piatu untuk menyambut hari istimewa di Provinsi Aceh, misalnya menjelang Ramadan 2021.

Danil menjelaskan bahwa semua ternak sapi dan kerbau yang dijual di pusat pasar kabupaten dan pusat kecamatan telah diperiksa kesehatannya, termasuk kuku, mulut, dan gigi.

Pemeriksaan dilaksakan oleh petugas kesehatan Disbunnak Kabupaten Aceh Barat, termasuk dokter hewan yang bertugas di pusat-pusat kesehatan hewan (puskeswan) di setiap kecamatan yang ada di Aceh Barat.

Sementara, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Marwan, mengungkam bahwa penyembelihan kerbau dan sapi dalam tradisi meugang di Aceh dilaksanakan sesuai syariat Islam.

“Insyaallah, semua daging ternak kerbau dan sapi yang disembelih pada tradisi meugang di Aceh Barat termasuk di Aceh semua sesuai syariat Islam, insyaallah halal,” terang Danil.

Ikuti berita dalam dan luar negeri lainnya, termasuk informasi Ramadan 2021, hanya di VOI.id, Waktunya Merevolusi Pemberitaan!