13 Proyek Strategis Nasional Diklaim akan Selesai Tepat Waktu dan Tepat Sasaran, Salah Satunya Ada di Aceh
Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kemenko Perekonomian Wahyu Utomo. (Foto: Dok. Antara/Kemenko Perekonomian)

Bagikan:

ACEH - Pembangunan 13 Proyek Strategis Nasional (PSN) baru diklaim akan selesai tepat waktu dan tepat sasaran. Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kemenko Perekonomian, Wahyu Utomo.

“Pemerintah akan memastikan proyek selesai tepat waktu dan tepat sasaran karena berdampak positif terhadap ekonomi Indonesia baik lingkup regional maupun nasional," terang Wahyu melalui keterangan resmi, Rabu 10 Agustus, dikutip VOI dari Antara.

Dia menjelaskan, demi mencapai tujuan tersebut, Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK) PSN perlu melengkapi beberapa hal penting, yaitu rencana aksi proyek sampai semester I tahun 2024, milestone proyek per tahun, dan tindak lanjut terhadap isu-isu kritis.

"Rencana aksi, pencapaian, dan tindak lanjut isu perlu segera dilengkapi oleh Penanggung Jawab Proyek Strategis Nasional sebagai dasar bagi kita untuk meneliti dan melihat apa saja yang kita harus lakukan,” jelas Wahyu.

Proyek Strategis Nasional dalam Berbagai Sektor

Ketua Tim Pelaksana Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) itu kemudian merinci 13 PSN baru tersebut. Pada sektor teknologi ada proyek Palapa Ring Integrasi, sektor perkebunan terdapat proyek Pembangunan Kelapa Dalam dan Industri Turunannya di Papua Barat, sektor air bersih dan sanitasi terdapat proyek Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Ir. H. Djuanda/Jatiluhur II di DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Lalu, sektor pariwisata terdapat Proyek Pariwisata Seribu Pulau Kepulauan Seribu yang berada di wilayah DKI Jakarta, sektor kereta api yakni Infrastruktur Kereta Api Logistik di Kalimantan Timur, serta sektor kawasan terdapat proyek pembangunan Kawasan Industri Indonesia Konawe Industrial Park (IKIP) di Sulawesi Tenggara dan Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus.

Kemudian, sektor bendungan terdapat pembangunan Bendungan Rukoh dan Bangunan Pengarah Bendungan Rukoh di Aceh, sektor energi terdapat pembangunan PLTS Skala Besar di Kepulauan Riau, sektor pangan terdapat Integrasi PT. Perkebunan Nusantara (PTPN) melalui pembentukan SugarCo, PalmCo, dan SupportingCo.

Selanjutnya, tiga proyek smelter yang meliputi Proyek Pengembangan Smelter Terintegrasi PT Vale Indonesia di Bahodopi di Sulawesi Tengah, Proyek Pengembangan Smelter Terintegrasi PT Vale Indonesia di Pomala, Sulawesi Tenggara dan Smelter Nikel Baterai Listrik di Halmahera Timur, Maluku Utara untuk mendukung industri baterai kendaraan listrik di Indonesia.

Seperti diketahui, sebanyak 13 PSN baru yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia ini tercantum dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 9 Tahun 2022 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Perubahan Daftar Proyek Strategis Nasional (PSN).

 
Selain Proyek Strategis Nasional, ikuti berita Aceh terkini. Klik link tersebut untuk berita paling update wilayah Aceh.