Iduladha Versi Pemerintah dan Muhammadiyah Beda, Ma'ruf Amin Apresiasi Kedewasaan Masyarakat
Wapres Ma'ruf Amin/FOTO ANTARA HO BPMI SETWAPRES

Bagikan:

ACEH - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan bahwa perbedaan waktu Iduladha antara pemerintah dan Muhammadiyah sudah tidak menjadi persoalan di masyarakat. Dia menilai masyarakat telah dewasa dan legawa.

"Sekarang masyarakat kita sudah dewasa, sudah legawa. Jadi, kalau ada yang tidak sama, semua sudah legawa. Jadi, kalau ada yang tidak sama, toleransinya sudah tinggi. Jadi, tidak ada masalah," terang Ma'ruf Amin di Lombok Barat, NTB, dikutip VOI dari Antara, Kamis, 30 Juni.

Sidang Isbat Putuskan Iduladha Tanggal 10 Juli 2022

Berdasarkan sidang isbat, Kementerian Agama (Kemenag) memutuskan Iduladha atau 10 Zulhijah 1443 Hijriah jatuh pada Minggu, 10 Juli 2022. Dengan kata lain, tanggal 1 Zulhijah adalah 1 Juli 2022 Masehi.

Sementara, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menetapkan 10 Zulhijah 1443 H jatuh pada Sabtu, 9 Juli 2022. Ini berdasarkan hasil perhitungan wujudul hilal oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah.

"Perbedaan itu kita sudah biasa. Dalam waktu-waktu tertentu, memang dulu ketika terjadi perbedaan, terjadilah keributan di masyarakat," kata Wapres.

Namun, lanjutnya, saat ini masyarakat bisa memilih dengan bebas sesuai keyakinan masing-masing untuk menjalankan ibadah salat Id.

"Dan semua sudah pada tahu, yang ikut Muhammadiyah, ikut Muhammadiyah; yang ikut pemerintah, ikut pemerintah. Jadi, tidak ada masalah. Itu sudah kita bangun lama sekali supaya ada pengertian di antara semua pihak," terang Ma’ruf Amin.

Sidang Isbat Penentuan Bulan Zulhijah dan Iduladha

Hari Raya Iduladha diputuskan jatuh pada Minggu, 10 Juli, berdasarkan hasil sidang isbat penentuan awal bulan Zulhijah 1443 H. Sidang isbat tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Sa'adi, dan menyatakan bahwa 1 Zulhijah jatuh pada Jumat, 1 Juli.

Zainut menyebutkan dari 86 titik di seluruh provinsi Indonesia, para pemantau tidak melihat hilal. Sehingga, dengan ditetapkannya 1 Zulhijah pada Jumat, maka Hari Raya Iduladha jatuh pada Minggu (10/7).

Sementara itu, anggota Tim Unifikasi Kalender Hijriah Kemenag Thomas Djamaluddin memaparkan posisi hilal awal Zulhijah 1443 secara umum kurang dari 3 derajat dengan elongasi kurang dari 6,4 derajat. Kondisi seperti itu, menurutnya, tidak memenuhi kriteria masuknya bulan Zulhijah.

Saat ini, Kemenag menggunakan kriteria MABIMS atau Menteri-menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura dalam menentukan kriteria hilal, yakni tinggi bulan minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat.

Artikel ini telah tayang dengan judul Ma'ruf Amin Sebut Perbedaan Iduladha Tak Jadi Masalah.

Selain perbedaan waktu Iduladha, ikuti berita Aceh terkini. Klik link tersebut untuk berita paling update wilayah Aceh.