Tips Meningkatkan Suasana Hati Anak untuk Menjaga Kesehatan Mentalnya
Ilustrasi cara meningkatkan suasana hati dan konsentrasi pada anak (Unsplash/S&B Vonlanthen)

Bagikan:

ACEH - Kesehatan mental adalah hal yang penting bagi semua orang, termasuk anak-anak. Namun, anak-anak tentu belum tahu cara menjaga kesehatan mental, menjaga kesehatan fisik pun kadang masih susah. Peran orang tua sangat penting untuk menjaga kesehatan mental anak. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan suasana hati anak sehingga kesehatan mental bisa terjaga. 

Dikutip VOI dari Pesonalised Integrative Therapy, data tahun 2021 menunjukkan bahwa satu dari tujuh anak berusia antara 4--17 tahun di Perth, Australia mengalami gangguan kesehatan mental. Orang tua perlu melakukan beberapa hal untuk menjaga anak tersayang tetap sehat, baik fisik maupun mental. Berikut ini adalah tips-tips untuk Anda lakukan, yang tak hanya bisa meningkatkan suasana hati, tetapi juga meningkatkan kemampuan konsentrasi anak.

Beberapa Kebiasaan untuk Meningkatkan Suasana Hati Anak

1. Memperbaiki pola makan

Nutrisi adalalah hal penting untuk menjaga kesehatan anak. Gizi juga bisa berpengaruh terhadap suasana hati, konsentrasi, serta perilaku. Usahakan anak-anak mengkonsumsi makanan alami, seperti buah, sayuran, daging tanpa lemak, biji-bijian, dan kacang-kacangan.

Tetapkan waktu yang konsisten serta ukur porsi secara pas. Selain itu, batasi konsumsi junk food di rumah dan perkenalkan variasi makanan baru di rumah.

2. Cukupi asupan nutrisi

Sejumlah nutrisi telah teridentifikasi bermanfaat dalam meningkatkan suasana hati, konsentrasi, dan perilaku. Nutrisi tersebut diantaranya vitamin B yang berperan dalam metabolisme, mengoptimalkan fungsi neurotransmiter, dan dibuktikan studi berperan dalam pengaturan suasana hati serta proses berpikir umum.

Selanjutnya, omega-3 dalam ikan dapat berfungsi sebagai neuroprotektif dan peningkatan transmisi saraf. Sedangkan vitamin C, memiliki kemampuan sebagai pemicu produksi serotonin dan pelindung otak.

Selain itu, orang tua dapat melengkapi kebutuhan nutrisi dengan makanan yang mengandung vitamin D, zar besi, dan zinc. Seluruh nutrisi tersebut berkaitan dengan pertumbuhan saraf, produksi neurotransmiter, dan mempengaruhi kemampuan reseptor otak.

3. Libatkan anak untuk tetap aktif

Misalnya dengan mengajak anak untuk ikut olahraga secara teratur, bisa bermanfaat untuk meningkatkan suasana hati, konsentrasi, dan perilaku positif. Anak tetap bergerak aktif juga baik untuk menjala sirkulasi darah ke seluruh jaringan tubuh termasuk otak, tetap lancar. Studi juga membuktikan bahwa tetap aktif bergerak dapat mengurangi kecemasan, meningkatkan kepercayaan diri, dan harga diri anak.

4. Perbaiki kebiasaan tidur anak

Gawai terkadang menyediakan sumber pengetahuan karena bisa mengakses banyak ilmu pengetahuan. Tetapi perlu kiranya untuk mengatur screen time agar tak mengganggu kebiasaan tidur anak. Kebiasaan tidur berkaitan dengan kinerja kognitif, apabila kebiasaannya buruk, maka efeknya juga tak akan baik.

Cara membentuk kebiasaan tidur yang sehat, berikan jam tidur secara konsisten setiap hari. Jika biasa tidur pukul 21.00, maka perlu dilakukan pada jam yang sama untuk keesokan hari dan seterusnya. Hindari membiarkan anak mengakses gawai dan peralatan elektronik pada jam tidurnya.

5. Batasi penggunaan teknologi, seperti komputer, tablet, dan gawai

Banyak psikolog percaya bahwa disregulasi suasana hati anak sering diakibatkan berlebihan memakai perangkat teknologi. Menurut mereka, terlalu lama dan sering mengakses segala feature di komputer, tablet, dan gawai menyebabkan hiperarousal, penggunaan kompulsif, dan berdampak negatif pada jam tidur.

6. Bantu anak-anak mengembangkan hubungan sosial yang sehat

Dengan menjalin hubungan sosial, anak-anak akan belajar nilai-nilai, pengetahuan, dan keterampilan komunikasi secara efektif. Ini juga berkontribusi positif bagi diri anak-anak. Orang tua tidak hanya perlu memberikan mereka waktu bermain, tetapi juga membicarakan masalah moral sehingga anak-anak dapat mengutarakan pendapat dari perspektif mereka.

7. Jaga rutinitas yang konsisten

Konsisten merupakan kunci dalam membentuk perilaku anak. Langkah untuk tetap konsisten dan disiplin, mungkin tidak mudah. Tetapi bisa diaplikasikan secara bertahap, mulai dari menyepakati aturan bersama hingga menunjukkan konsekuensi dari perilaku.

Artikel ini telah tayang dengan judul 7 Cara Meningkatkan Suasana Hati dan Konsentrasi pada Anak.

Selain cara meningkatkan suasana hati anak, ikuti berita Aceh terkini. Klik link tersebut untuk berita paling update wilayah Aceh.