Cara Merawat Anggrek Bulan Tetap Sehat dan Indah
Ilustrasi anggrek (Pexels/John Nail)

Bagikan:

ACEH - Anggrek bulan atau Phalaenopsis amabilis sering dibudidayakan untuk dekorasi rumah. Warna bunga ini bervariasi, dari warna putih, kuning, merah bermotif, dan kuning bermotif. Cara merawat anggrek bulan juga terbilang tidak terlalu susah.

Subspesies anggrek bulan biasanya hidup liar di kawasan hutan hujan dengan kelembapan tinggi, seperti Kalimantan, Sumatra, dan Jawa. Ada pula yang tumbuh di Maluku dan Seram, tetapi dimasukkan dalam subspesies moluccana. Jika Anda ingin mencoba hobi menanam anggrek bulan, beberapa tips dari VOI ni mungkin akan membantu.

Cara Merawat Anggrek Bulan agar Tetap Sehat dan Indah

1. Penyiraman yang sesuai

Beberapa pemerhati tanaman menyarankan penyiraman sebanyak seminggu sekali, tetapi bukan itu yang bisa dijadikan acuan. Setiap daerah punya kondisi kelembaban, paparan sinar matahari, dan suhu yang berbeda sehingga ikuti apa yang dibutuhkan tanaman.

Perhatikan akarnya, apabila berwarna hijau tua dan masih segar, artinya masih cukup lembap. Anda juga bisa menusukkan kayu untuk mengecek seberapa basar akarnya. Jika sudah cukup kering, maka saatnya memberikan asupan air dengan penyiraman.

2. Hindari paparan sinar matahari langsung

Anggrek bulan butuh banyak cahaya, tetapi tidak menyukai paparan sinar matahari langsung karena bisa membuat tanaman ini terbakar. Warna daun bisa memberitahu kondisinya, jika warnanya hijau segar dan kokoh maka ia sudah cukup cahaya.

Sementara, jika warna daunnya hijau tua maka membutuhkan lebih banyak cahaya. Nah, jika warnanya kuning lembut atau menemukan luka bakar hitam di tepian daun, ini artinya terlalu banyak paparan sinar matahari.

3. Teknik penyiraman yang tepat

Satu hal yang perlu dihindari, jangan menyiramkan air ke mahkota atau bagian atas tanaman tempat daun baru tumbuh. Jika menyiram, miringkan tanaman dan tambahkan air dengan perlahan. Atau Anda bisa merendam sebagian besar pot ke dalam air dan biarkan selama 15-20 menit sebelum diangkat.

4. Periksa akar tanaman secara rutin

Tanaman anggrek sangat rentan terhadap busuk akar, selain karena lembap, kebusukan akar bisa disebabkan infeksi virus maupun bakteri. Cara terbaik untuk mencegah masalah ini adalah dengan memotong bagian yang busuk sesegera mungkin dan mengobati luka dengan fungisida ringan misalnya dengan kayumanis.

5. Letakkan di tempat terbuka yang sejuk

Anggrek tidak menyukai hidup di tempat tertutup dengan udara yang stagnan. Tanaman ini menyukai sejuknya udara terbuka sehingga perlu memindahkan tempat yang tepat. Jika diletakkan di dalam ruangan, arahkan kipas agar tanaman anggrek mendapatkan sedikit angin segar.

Apabila tanaman anggrek merasa bahagia, ia akan rajin berbunga. Jangan lupa berikan secara berkala pupuk untuk membantu proses pembungaan. Setelah berbunga, dan bunganya mulai kering, pangkas batang bunganya sehingga ia siap proses pembungaan lagi.

Artikel ini telah tayang dengan judul Agar Subur dan Rajin Berbunga, Begini 5 Cara Mudah Merawat Anggrek Bulan.

Selain cara merawat anggrek bulan, ikuti berita dalam dan luar negeri lainnya hanya di VOI Aceh.