Tips Melatih Kesabaran Anak dengan Kebiasaan Sehari-hari
Ilustrasi (Naomi Shi/Pexels)

Bagikan:

ACEH - Menunggu merupakan kemampuan yang berhubungan dengan pengendalian diri dan pengendalian terhadap kepuasan yang tertunda. Jill Trumbell, asisten profesor pengembangan manusia dan studi keluarga di Universitas New Hampshire, mengatakan bahwa kedua hal tersebut merupakan keterampilan utama yang dibutuhkan dalam hidup. Sabar. Inilah kata yang merepresentasikan kemampuan menunggu. Jika ingin melatih kesabaran anak sejak dini, ada beberapa hal yang bisa dilakukan melalui aktivitas sehari-hari.

Berdasarkan penelitian, anak-anak yang berkembang menjadi orang dewasa yang sabar memiliki kesehatan fisik dan mental yang lebih baik. Selain itu, mereka juga memiliki keterampilan hubungan yang lebih kuat dan membuat lebih banyak kemajuan untuk meraih tujuan hidup.

Frasa “tunggu sebentar” terdengar seperti permintaan sederhana, tetapi tidak selalu demikian bagi anak kecil. Otak anak masih berkembang. Jika Anda meminta mereka menunggu, sebaiknya jelaskan dengan seksama alasan mereka harus menunggu dengan cara yang bisa dipahami oleh si kecil. Disadur VOI dari laman Parenting, berikut tips untuk melatih anak agar bisa lebih sabar.

Tips Melatih Kesabaran Anak

Hindari penggunaan kata "sebentar"

Kata "sebentar" terkadang sulit dipahami oleh anak-anak. Ia sangat mungkin mendefinisikan "sebentar" dengan pandangan yang berbeda dengan Anda. Hal ini membuat ia sering menyela dan tampak tak mau menunggu karena apa yang Anda sebut sebagai "sebentar" adalah lama untuknya.

Oleh karenanya, lebih baik jelaskan di awal, misalnya, “Mama butuh ngobrol dengan teman, singkat saja, hanya dua menit. Tolong tunggu sampai kami selesai. Begitu selesai, Mama akan segera fokus ngobrol atau main denganmu lagi.”

Mereka mungkin belum mengerti berapa lamakah dua menit itu. Akan tetapi, begitu Anda selesai, mereka jadi punya pemahaman baru tentang patokan waktu. Sehingga, Anda bisa menggunakannya lagi kemudian.

Gunakan timer

Untuk meminimalkan perbedaan pemahaman tentang waktu, Anda bisa menyalakan timer. Perangkat ini rasanya cukup adil bagi semua pihak. Anak jadi merasa punya jaminan bahwa orang tuanya tidak akan ingkar janji dengan kata "sebentar" dan orang tua juga tenang karena punya batasan yang jelas untuk anak.

Bawa mainan anak

Menunggu itu membosankan. Bahkan orang dewasa pun paling benci bila disuruh menunggu. Yang paling penting untuk diingat adalah menunggu terasa lama bila tidak melakukan apa-apa.

Oleh karena itu, untuk mengalihkannya, Anda bisa membawakan beberapa mainan favorit si kecil agar ia punya kesibukan saat menunggu. Dengan demikian, ia tak akan fokus pada "menunggu" saja.

Beri camilan

Selain mainan, bawakan juga camilan kesukaannya. Aktivitas nyemil bisa diselang-seling dengan bermain. Jadi, perhatian anak bisa teralihkan lebih lama.

Beri pujian

Saat mereka berhasil sabar menunggu dan tidak menyela Anda, berilah pujian padanya. Ini akan jadi motivasinya untuk belajar sabar menunggu lebih lama di kemudian hari.

 
Selain melatih kesabaran anak, ikuti berita Aceh terkini. Klik link tersebut untuk berita paling update wilayah Aceh.