JAKARTA - Bagi pasangan suami istri berhubungan seksual biasanya dilakukan saat diinginkan atau terjadi secara spontan. Namun, bagi beberapa pasangan hubungan seksual dilakukan dengan jadwal tertentu.
“Ini (hubungan seks terjadwal) biasanya dilakukan pasangan yang memiliki gaya hidup sibuk, menghadapi tantangan dalam hubungan intim mereka, atau yang mencoba hamil,” kata psikiater dan ahli hubungan seksual Dr Ashish Bansal, dikutip dari Healthshots, pada Senin, 24 Maret 2025.
Meski demikian, hubungan seksual yang dijadwalkan memberikan dampak yang baik dan buruk bagi kehidupan pasangan suami istri. Inilah beberapa dampak baik dan buruknya yang harus diketahui.
Dampak baik hubungan seks dijadwalkan:
1. Memperkuat komunikasi dan keintiman
Menjadwalkan hubungan seks mendorong diskusi terbuka tentang keintiman, keinginan, dan kebutuhan masing-masing. Dengan ini, komunikasi dengan pasangan semakin kuat begitu juga keintiman serta ikatan emosional satu sama lain.
2. Meningkatkan antusias
Ketika seks dijadwalkan, pasangan sering menantikan momen tersebut, sehingga akan meningkatkan rasa antusias. Elemen penantian menjadi pengalaman yang berharga dan menambah kesenangan serta keromantisan.
3. Meningkatkan kesuburan
Bagi pasangan yang ingin memiliki keturunan, menjadwalkan hubungan seksual sangat bermanfaat. Jadwal hubungan seks di periode ovulasi wanita, sehingga peluang untuk terjadi kehamilan lebih tinggi.
BACA JUGA:
Dampak buruk hubungan seks dijadwalkan:
1. Hilangnya spontanitas
Seks yang terjadwal bisa membuat hilangnya spontanitas yang ada dalam hubungan. Ini bisa menyebabkan berbagai disfungsi seksual baik terhadap perempuan maupun pria.
“Pria mungkin memiliki masalah seperti disfungsi ereksi, dan ejakulasi dini, sedangkan wanita mungkin tidak dapat mencapai orgasme,” kata Bansal.
2. Menambah tekanan
Menjadwalkan seks dapat meningkatkan tekanan bagi beberapa pasangan. Jika salah satu pasangan sedang tidak enak badan atau tidak mood ketika jadwal tiba, mereka mungkin merasa tertekan untuk menjalaninya. Tekanan ini dapat mempengaruhi kepuasan seksual dan hubungan emosional dengan pasangan.
3. Terasa seperti rutinitas atau tugas
Ketika seks dijadwalkan dan terjadi dari waktu ke waktu secara teratur, itu akhirnya bisa terasa seperti rutinitas atau tugas, dibandingkan momen gairah dan intim. Hal ini dapat mengurangi kenikmatan dan kepuasan secara keseluruhan bagi pasangan.
Itulah beberapa dampak baik dan buruk dalam menjadwalkan hubungan seksual dengan pasangan. Jadi, apakah Anda akan memilih untuk menjadwalkan hubungan seks dengan pasangan Anda?